Untitled Document
 
Rabu , 20 November 2019 | Webmail |
 
yapensa.co.id
YAYASAN PENSA GLOBAL AGROMANDIRI
"Brings Smallholder Farmers and Rural Community to Global Access Sustainably"
Profile Berita Partner Kerjasama Pengurus Download Galery Kontak Kami
 
 
Berita
 
Mahasiswa UMI Praktek Lapang di Kampung Kopi Bili Bili
01 Jan 2019 08:16:17| 20 Nov 2019 03:03:44 | 352 x
 
YAPENSA.OR.ID, - (27/12/2018)Sebanyak 30 Mahasiswa dari program studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia melakukan praktek lapang ke Kampung kopi Bili Bili yang terletak di Dusun Bilaya Desa Pallantikang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa.

Di dampingi oleh seorang dosen Yakni Tsalis Kurniawan, mahasiswa antusias mengelilingi area kampung kopi yang dipandu oleh pengurus kampung kopi Bili Bili bersama dengan Yapensa. Menurut dosen pendamping, praktek lapang ini merupakan tugas mata kuliah pemberdayaan masyarakat.

rombongan dari UMI diajak ke lokasi pembibitan, penjemuran, wahana edukasi dan cafe serta ke ruang meeting dan informasi sekaligus menggelar acara talk show yang dipandu oleh Ikhsan S (Koordinator Supply Chain Yapensa).

Talk show dimulai dengan perkenalan Yapensa oleh Ikhsan S seperti sejarah terbentuknya dan seputar program Bawakaraeng Coffee serta hubungannya dengan kampung kopi Bili Bili.

Awaluddin, penanggung jawab kampung kopi Bili Bili menjelaskan "Selain kopi, lokasi ini juga akan dikembangkan klaster lainnya yakni kakao, dan anggrek, dimana kami bekerja sama dengan kampung anggrek di Jawa Timur. Tempat ini dirancang sebagai tempat wisata yang mengedukasi, dan harapan kami dengan datangnya mahasiswa disini akan membuka inspirasi untuk datang lagi kesini belajar dan kami terbuka untuk kita belajar sama sama disini ".

Pada sesi tanya jawab, Arjuna salah satu Mahasiswa mempertanyakan tentang aspek petik olah jual ditingkat petani dan Winda purnamasari bertanya tentang bagaimana cara merekrut petani binaan Yapensa.

Makmur Sakibe selaku pengurus Yapensa menerangkan bahwa "pemberdayaan itu adalah jiwa, bukan semata teori. Petik olah jual ditingkat Petani dibarengi dengana adanya konsep pemberdayaan Petani dari segi ilmu pengetahuan dan melihat nilai ekonomi".

"Berhubungan dengan pertanyaan Winda purnamasari,kami selama 6 bulan melakukan assesment untuk merekrut Petani binaan dengan beberapa persyaratan salah satunya memiliki kebun kopi dengan luasan area yang ditentukan dan teman teman dilapangan melakukan survei langsung" jawab Ikhsan S.

Pada sesi akhir, talk show pun ditutup dengan informasi dari Awaluddin bahwa kedepannya selain orang sekitar kampung kopi Bili Bili, akan dilakukan pemberdayaan Ibu ibu lorong di Makassar dengan membawakan pekerjaan kesana seperti menyortir kopi sehingga ibu ibu disana dapat bekerja sambil tetap dapat menjaga anaknya dan menunggu suaminya pulang kerja, dalam hal ini pengurus akan bekerja sama dengan Walikota Makassar. (prd)

 
sumber : yapensa.or.id
 
Berita Lainnya
 
Diklat 3in1 Pengelohan Kopi Angkatan 1 dilaksanakan di Kampong Kopi Bawakaraeng
31 Oct 2019 10:27:23 | 19 Nov 2019 10:18:02 | 56 x
 
Kepala BBIHP Makassar Yang Baru ke Kampong Kopi Bawakaraeng, Begini Responnya
03 Sep 2019 06:40:35 | 19 Nov 2019 12:46:37 | 136 x
 
Setelah diresmikan, Kampong Kopi Bawakaraeng dikunjungi Kementerian Perindustrian dan BBIHP
22 Jun 2019 06:41:05 | 20 Nov 2019 06:57:25 | 259 x
 
Gubernur Sulsel Meresmikan Kampong Kopi Bawakaraeng didampingi Bupati Gowa
21 Jun 2019 07:56:58 | 20 Nov 2019 06:21:12 | 185 x
 
Yapensa Buka Puasa Bersama Gubernur Sul-Sel
01 Jun 2019 01:09:27 | 19 Nov 2019 12:46:42 | 163 x
 
 
 
 
 
Untitled Document
  
 
Fitur
 
Profile Yayasan
Berita
Partner
Kerjasama
Pengurus
Download
Galery Photo
Galery Video
 
Statistik Website
 
Kunjungan Hari Ini 4
Kunjungan Bulan ini Nov 19 186
Kunjungan Total (9/2015) 18,542
 
 
Flag Counter
 
 
Alamat Kantor Headquarter
 
Jl. A. Mappaoddang No. 39 D, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
0411 831 221 ; info@yapensa.or.id
www.yapensa.or.id
 
         
 
YAYASAN PENSA GLOBAL AGROMANDIRI All Rights Reserved. Created 2015. Supported by Ford Foundation.
  Developed by Irsyadi Siradjuddin