Untitled Document
 
Sabtu , 02 Mei 2026 | Webmail |
 
yapensa.co.id
YAYASAN PENSA GLOBAL AGROMANDIRI
"Brings Smallholder Farmers and Rural Community to Global Access Sustainably"
Profile Berita Partner Kerjasama Pengurus Download Galery Kontak Kami
  Penawaran Sewa Kelola Wisata Edukasi Kampong Kopi Bawakaraeng (klik saya)
 
 
Berita
 
Indonesia Dapat Rp 17 Triliun AS Setahun dari Kopi
20 Oct 2015 05:32:00| 30 Apr 2026 07:11:53 | 8470 x
 
KOMPAS.com - Devisa yang diperoleh Indonesia dari produksi 400.000 ton kopi per tahun mencapai 1,3 milar dolar AS.

Hal tersebut disampaikan Pranoto Soenarto, Ketua Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia kepada Kompas.com, Senin (19/10/2015), saat ditemui dalam Kontes Kopi Spesialti Indonesia di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Banyuwangi.

"Berapapun kopi Indonesia yang dihasilkan selalu terserap dengan baik di dunia dan setiap tahun permintaan selalu mengalami peningkatan," kata Pranoto.

Menurutnya harga kopi Indonesia jenis Robusta mencapai Rp 20.000-22.000 rupiah per kilogram dan jenis Arabica 5 dolar AS per kilogram.

"Jika Robusta mengikuti pasaran London dan Arabica premium mengikuti pasaran New York," tambahnya.

Saat ini, penghasil kopi terbesar adalah Brazil, lalu Vietnam dan Indonesia di posisi ke tiga. Kopi Indonesia sendiri mencukupi kebutuhan 20 persen kebutuhan kopi dunia.

"Di Indonesia per hektar secara rata-rata menghasilkan 800 kilogram kopi dan maksimal 2 ton per hektar. Jika Vietnam perhektar bisa menghasilkan maksimal 4 ton dan Brazil lebih besar hingga 11 ton per hektar," papar Pranoto.

Padahal menurut Pranoto, bibit kopi di Brazil didatangkan dari Indonesia pada jaman VOC sedangkan Vietnam baru mulai menanam kopi pada 19 tahun terakhir.

"Banyak hal yang mempengaruhi kuantitas kopi selain bibit, pupuk, wilayah geografis yang terpenting adalah perawatan. Saat ini di Indonesia, petani kopi masih belum maksimal melakukan perawatan karena kopi bukan pekerjaan utama," kata dia.

"Jadi kami mendorong minimal petani menghasilkan kopi 1,5 ton per hektar," lanjutnya.

Saat ini, sambung Pranoto, kopi Indonesia yang banyak disukai oleh dunia berasal dari Toraja, Aceh, Mandailing serta Jawa.

"Indonesia adalah penghasil kopi terbaik dunia. Dari hasil kopi, 75 persen adalah jenis Robusta dan 25 persen adalah jenis Arabica," pungkasnya.
 
sumber : http://regional.kompas.com
 
Berita Lainnya
 
Pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026 di SMK Islam Pesantren Alam Indonesia Berjalan Tertib
04 Apr 2026 03:14:17 | 01 May 2026 12:29:42 | 28 x
 
Jakarta Coffee Week 2023 Digelar 3-5 November, Pencinta Kopi Mari Bersiap
31 Oct 2023 05:57:17 | 28 Apr 2026 12:19:55 | 16301 x
 
One Day Sharing, Training Roasting Cupping Formulation Di Kampong Kopi Bawakaraeng.
13 Sep 2023 12:38:19 | 28 Apr 2026 03:25:04 | 9687 x
 
Mahasiswa ITP UNHAS Berkunjung ke Kampong Kopi Bawakaraeng
03 Apr 2023 07:27:50 | 26 Apr 2026 01:10:20 | 9173 x
 
Praktek kerja Industri (Prakerin) SMKN 6 Takalar di kampong kopi bawakaraeng
03 Apr 2023 07:23:44 | 02 May 2026 04:05:56 | 8947 x
 
 
 
 
 
Untitled Document
  
 
Fitur
 
Profile Yayasan
Berita
Partner
Kerjasama
Pengurus
Download
Galery Photo
Galery Video
 
Statistik Website
 
Kunjungan Hari Ini 0
Kunjungan Bulan ini May 26 0
Kunjungan Total (9/2015) 14,592,847
 
 
Flag Counter
 
 
Alamat Kantor Headquarter
 
Jl. A. Mappaoddang No. 39 D, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
0411 831 221 ; info@yapensa.or.id
www.yapensa.or.id
 
         
 
YAYASAN PENSA GLOBAL AGROMANDIRI All Rights Reserved. Created 2015. Supported by Ford Foundation.
  Developed by Irsyadi Siradjuddin
  IDWEB