
Harga kopi diprediksi mengalami tren bullish pada 2016 seiring dengan menyusutnya produksi tanaman di wilayah Amerika Selatan dan Asia Tenggara serta naiknya tingkat permintaan.
Pada perdagangan Selasa (29/3/2016) pukul 17:11 WIB harga kopi robusta untuk kontrak Mei 2016 turun 0,13% menjadi US$1.489 per 10 ton. Adapun kopi arabika juga tergelincir 0,78% menuju ke US$127,55 per pon.
Permintaan kopi di seluruh dunia akan melebihi pasokan sebanyak 4 juta kantong pada musim yang dimulai 1 Oktober mendatang. Pada periode sebelumnya, defisit mencapai 4,8 juta kantong. Perkiraan kapasitas 1 kantong sama dengan 132 pon atau 60 kilogram.
Bank Dunia memprediksi harga kopi arabika mencapai US$3.40 per kg pada 2016, terus meningkat tipis sampai 2020 sebesar US$3,44 per kg. Adapun kopi robusta tahun ini diprediksi menuju level US$1,80 per kg dan US$1,84 per kg pada 2020.
Dalam laporan Commodity Market Outlook, Bank Dunia juga menampilkan tingkat produksi kopi global pada musim 2015-2016 ialah sebanyak 150.122 kantong. Sedangkan tingkat konsumsi berjumlah 148.267 kantong.