
YAPENSA.OR.ID, Makassar - Indonesia merupakan Negara keempat untuk penghasil kopi terbanyak di dunia, diantaranya kopi specialty seperti kopi Gayo,Kintamani, Toraja Kalosi dan masih banyak lagi. Yapensa dalam hal ini mengupayakan kopi kawasan Gunung Bawakaraeng Sul-Sel menjadi kopi specialty yang terkenal berikutnya, upaya yang sementara ditempuh adalah mensertifikasi kopi dikawasan Bawakaraeng pada 4C Association dengan pertimbangan tuntutan pasar global terhadap kesehatan dan keamanan pangan semakin meningkat sehingga sertifikasi produk-produk ekspor termasuk kopi menjadi syarat utama dalam meningkatkan daya saing, selain itu adanya beberapa isu.
Yapensa pun memberikan pelatihan sertifikasi 4C (18-19 April 2016) yang diikuti 30 orang perwakilan pedagang dan Petani dari Kabupaten Gowa, Sinjai dan Bantaeng, pihak Yapensa serta perwakilan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Sinjai.
Dr. Zaenuddin Toyib, SU (ahli kopi dan kakao) selaku Project Leader Program Bawakaraeng Coffee, berkata "dalam sertifikasi ada isu pelestarian lingkungan, satwa liar,iklim global, isu HAM. Tujuan lain sertifikasi yakni sebagai jaminan asal-usul produk dan dapat dirunut (Tracebility) berdasarkan bukti dokumen".
Beliau menambahkan "untuk dapat dikatakan kopi specialty yang siap ekspor, jelas harus memiliki jaminan kesehatan dan keamanan pangan seperti tidak menggunakan pestisida yang dilarang dan dapat dibuktikan dengan bukti nyata dengan kontrol kualitas dan adanya dokumen yang semua itu bisa diwujudkan dengan ikut sertifikasi 4C dan harus mematuhi kode perilaku 4C.
Manager 4C Indonesia, Wahyu Wibowo mengatakan, Sertifikasi Petani kopi Arabika merupakan yang pertama kali di Indonesia oleh 4C, diharap Petani jangan sampai membuang kesempatan yang telah diprogramkan Yapensa karena banyaknya keuntungan yang didapatkan dalam sertifikasi."
Keuntungan dalam sertifikasi ada pada dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan. pada dimensi ekonomi, ada transparansi harga, jadi unit 4C akan mendapatkan info harga dan pihak 4C terus melakukan promosi ke eksportir agar kiranya dapat bertemu dengan Petani untuk melakukan tawar menawar. Bila kualitas terjamin maka Petani bisa saja menentukan harga" tuturnya.
Master Trainer Yapensa, Awaluddin pada sela-sela materi yang dibawakannya mengatakan "Yapensa berharap dengan sertifikasi 4c ini, Petani di wilayah binaan Yapensa kedepannya bisa lebih sejahtera.
Tujuan pelatihan diharapkan kepada pedagang dan petani mempunyai sikap dan motivasi tinggi untuk bekerjasama mencapai sertifikasi 4C Bawakaraeng Coffee, Tambah Ikhsan (Koordinator Supply Chain Yapensa)
Tepat pukul 12.20, pelatihan di tutup oleh Hermansyah Gafur (Direktur Yapensa), beliau juga memiliki harapan kepada peserta dengan ilmu yang telah didapatkan dalam mengikuti pelatihan dapat menyebarluaskan dan mengajak Petani lainnya untuk bersertifikasi agar kiranya keuntungan bersertifikasi itu dirasakan oleh banyak Petani.
(Prd)
Tag : www.stfuinjakarta.org/ , https://www.fordfoundation.org/ , http://makassarkota.go.id/home, http://www.4c-coffeeassociation.org/, http://www.puantamanipi.com , http://www.sinjaikab.go.id/v2/ , http://enbizinetwork.blogspot.co.id/ , http://www.bantaengkab.go.id/, http://gowakab.go.id/, http://www.bulukumbakab.go.id/, jenepontokab.go.id