
PEMERINTAH Kabupaten Luwu menjadikan kawasan pegunungan Latimojong yang masuk wilayah administratifnya sebagai zona ekonomi. Itu dengan akan mengembangkan 17.000 hektar kebun kopi.
Alasan memilih komodity kopi lantaran tidak merusak kelestarian hutan. Sebab kopi bisa tumbuh di bawah rimbunan pohon kayu, tidak seperti komodity lainnya.
Rencana pengembangan itu akan dilakukan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Itu seiring dengan pengembangan zona ekonomi pegunungan lainnya di Bawakaraeng dan Lompobattang.
“Sekarang, tanaman kopi di Latimjong sudah ada. Tinggal bagaimana pengembangan dan pembinaan lebih baik lagi, serta dukungan infrastruktur yang terus kami upayakan,” kata Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, baru-baru ini.
Lanjut dikatakannya, kedepan, Luwu bakal menjadi gudang kopi. Sehingga diharapkan bisa mendongkrak perekonoman masyarakat, dengan mengupayakan kegiatan ekspor terhadap komoditi yang ada.