Untitled Document
 
Kamis , 30 April 2026 | Webmail |
 
yapensa.co.id
YAYASAN PENSA GLOBAL AGROMANDIRI
"Brings Smallholder Farmers and Rural Community to Global Access Sustainably"
Profile Berita Partner Kerjasama Pengurus Download Galery Kontak Kami
  Penawaran Sewa Kelola Wisata Edukasi Kampong Kopi Bawakaraeng (klik saya)
 
 
Berita
 
'Sebelum Mati, Cobalah Kopi Sulawesi'
01 Feb 2017 02:10:44| 27 Apr 2026 07:27:01 | 9294 x
 
MAKASSAR - Salah satu kedai kopi sederhana bernama Fat Goat kudatangi sendiri. Tempatnya di Jl. Barang Caddi, di pinggiran Kota Makassar. Dengan peralatan yang seadanya dan tampilan kedai yang tak mewah amat, beberapa peraciknya lebih banyak menyeduh kopi selama kedatanganku. Semuanya masih muda. Enerjik.

"Kurang baik, kalau peracik harus main mesin terus. Kita ini, seharusnya menjaga cara orang tua dulu meracik dengan menyeduh. Sekali-kali kembali ke masa lalu lah. Modernitas terlalu banyak di kota ini," ujar Syaldi, pemilik Kedai Kopi Fat Goat belum lama ini.

Asal tahu saja, dalam pikirannya, selalu berisi dengan gagasan-gagasan yang elok. Baru-baru ini, ia menggelar lomba manual brew atau meracik kopi secara manual. Alasannya sederhana. "Biar masyarakat lebih tertarik mengenal kopi dan rasa apa saja yang ada pada kopi itu. Orang awam, lebih banyak tahu soal kopi hitam dengan ampas, atau kopi hitam yang diberi gula pun susu."

Menarik menurutku. Malahan, aku sendiri sempat ditawari dengan sajian yang tak lazim kusesap. Suguhan itu kopi rasa pisang, kopi rasa kismis, juga salak--semua tak pakai gula. Tampilannya sama, berwarna hitam. Soal gelasnya, tak jadi soal. Toh, icip kopi paling utama adalah seberapa pahit dan rasanya yang ditimbang di lidah.

"Sebenarnya, semua kopi bagus. Tergantung selera penikmatnya bro." Betul juga. Masa minum kopi yang tak sesuai dengan peracik kopi profesional, mesti disalahkan? Kukira, tak ada aturan yang baku soal cara meminum kopi.

Di Makassar, perkembangan kedai kopi dewasa ini pesat sekali. Bak virus, kata Syaldi. "Entah itu mereka yang memang mengerti atau bahkan cuma mengikuti zaman. Sekarang kan lagi booming ya," ujarnya serius, sembari menyibaki rambut panjangnya ke belakang telinga.

Anda yang ingin berkunjung atau sedang berada di Makassar, bisa melihat keadaannya kok. Mulai dari warung kopi yang membengkak, juga kedai yang tampilannya semakin beragam. Masing-masing tentunya mengusung konsep yang memancing pandangan mata, serta bisa meninggalkan jejak di otak pengunjung yang senang kongko.

Omong-omong, Syaldi berujar lagi ihwal serbuan kopi dari luar. Diakuinya, kualitas kopi Sulawesi terbilang bagus. Terbukti dengan banyaknya perusahaan besar yang mengambil kopi dari Sulawesi untuk dijual keluar kota maupun negeri. Satu pesannya, sebelum mati Anda harus coba kopi Kahayya, dari tanah Bulukumba.

"Soal pasaran kopi di tanah sendiri, kami pelaku pelaku kopi lokal, cuma kebagian kopi yang... Ya, tahu sendirilah," Syaldi menyirati pesan di sana.

Maka dari itu, pemberontakan dirasanya perlu. Fat Goat sendiri berdiri agar orang bisa mencicipi kopi alami dengan harga yang terjangkau. Pesannya, tak usah pergi jauh ke luar kota kalau tanah di tapakan sendiri bahkan lebih subur dari tanah orang asing. "Fat Goat jualan kopilah. Tanpa gula. Itu nilainya. Selalu ada pembeda kok dari yang lain. Kalau penasaran, ke Fat Goat," imbaunya.

"Terakhir saya sih cuma berharap, semoga banyak kedai kopi yang lebih serius memerhatikan kualitas kopinya. Biarkan rasanya yang berbicara. Menurutku, kopi itu rasanya yang perlu, bukan tampilan luarnya," tutup Syaldi.
 
sumber : http://travel.rakyatku.com
 
Berita Lainnya
 
Pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026 di SMK Islam Pesantren Alam Indonesia Berjalan Tertib
04 Apr 2026 03:14:17 | 22 Apr 2026 07:42:12 | 26 x
 
Jakarta Coffee Week 2023 Digelar 3-5 November, Pencinta Kopi Mari Bersiap
31 Oct 2023 05:57:17 | 28 Apr 2026 12:19:55 | 16301 x
 
One Day Sharing, Training Roasting Cupping Formulation Di Kampong Kopi Bawakaraeng.
13 Sep 2023 12:38:19 | 28 Apr 2026 03:25:04 | 9687 x
 
Mahasiswa ITP UNHAS Berkunjung ke Kampong Kopi Bawakaraeng
03 Apr 2023 07:27:50 | 26 Apr 2026 01:10:20 | 9173 x
 
Praktek kerja Industri (Prakerin) SMKN 6 Takalar di kampong kopi bawakaraeng
03 Apr 2023 07:23:44 | 28 Apr 2026 11:06:40 | 8946 x
 
 
 
 
 
Untitled Document
  
 
Fitur
 
Profile Yayasan
Berita
Partner
Kerjasama
Pengurus
Download
Galery Photo
Galery Video
 
Statistik Website
 
Kunjungan Hari Ini 0
Kunjungan Bulan ini Apr 26 0
Kunjungan Total (9/2015) 14,592,847
 
 
Flag Counter
 
 
Alamat Kantor Headquarter
 
Jl. A. Mappaoddang No. 39 D, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
0411 831 221 ; info@yapensa.or.id
www.yapensa.or.id
 
         
 
YAYASAN PENSA GLOBAL AGROMANDIRI All Rights Reserved. Created 2015. Supported by Ford Foundation.
  Developed by Irsyadi Siradjuddin
  IDWEB