
YAPENSA.OR.ID - Pelatihan tersebut dilaksanakan pada tanggal 8-9 Agustus 2018 yang dimulai di Koperasi Kopi Manipi di Sinjai Barat dan sehari setelahnya di Kantor Desa Labbo Kabupaten Bantaeng, diikuti sebanyak 20 Kader tani kopi dimasing-masing tempat.
Sebelumnya, Yapensa telah membina petani kopi sebanyak 2119 petani yang tersebar di Kawasan Pegunungan Bawakaraeng dan Lompobattang yang meliputi 5 kabupaten (Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Gowa dan Jeneponto) Selama 4 tahun program Bawakaraeng Coffee berjalan.
Dari 2119 petani kopi tersebut, telah terpilih sebanyak 129 petani kopi sebagai perwakilan yang diutus oleh masing-masing kelompok tani sebagai Kader Petani Kopi dan telah dilatih secara intensif oleh para Tim Master Trainer yang dibentuk oleh Yapensa.
Hermansyah Gafur (ketua Yapensa), pada sambutannya di Kantor Desa Labbo mengatakan "Alhamdulillah project Bawakaraeng Coffee dinilai berhasil karena kita semua, diharapkan Petani tetap memelihara kopinya dengan baik, pokoknya kopi adalah bagian dari sisi kehidupan kita khususnya di Desa Labbo ini."
Pada saat membawakan materi, Zainuddin Toyib selaku Project Leader Bawakaraeng Coffee menceritakan kilas balik kegiatan Yapensa selama 4 tahun ini yang dimulai dari Sinjai Barat dan untuk di Bantaeng kegiatan Yapensa dilapangan berawal dari Desa Labbo.
Tujuan dari pelatihan diharapkan mampu mendorong dan menjaga semangat para kader dan petani kunci untuk mempunyai Pengetahuan, keterampilan dan sikap sebagai individu inovator.
Diharapkan pula pelatihan ini sekaligus menjadikan kader sebagai Motivator atau agen perubah kemandirian kelompoknya" kata Ikhsan, S (koordinator Supply Chain Bawakaraeng Coffee).
(Prd/Ikhsn)